JUJUR DAN BERINTEGRITAS

Matius 7:15-20


Pak Budi, seorang pengusaha kecil, duduk di meja kerjanya. Pikirannya melayang pada tawaran bisnis menggiurkan yang baru saja diterimanya. Angkanya fantastis, namun celah yang dapat dimanfaatkan untuk keuntungan pribadi akan merugikan banyak orang. “Apakah ini benar-benar jalan yang jujur?” gumamnya. Ia tahu, setiap keputusannya akan berdampak, bukan hanya pada dirinya, tetapi juga pada karyawan dan keluarga yang bergantung padanya.

Kejujuran dan integritas dalam tindakan penting bagi Yesus. Murid-murid Yesus harus bijaksana dalam menilai karakter dan perbuatan seseorang. Setiap tindakan akan memberi dampak pada hidup bersama. Semua mesti dilakukan dengan tanggung jawab kepada Allah. Kristus mengajak murid-murid waspada terhadap “kemasan”, sebab tampilan luar dapat menipu. Dari perilaku hidup saja, kebenaran dan kepalsuan akan terlihat. Hidup yang selaras dengan pengajaran Kristus akan berbuahkan kasih, kebenaran, dan keadilan.

Mari bangun relasi dengan orang-orang yang menghasilkan buah kehidupan yang baik. Miliki sahabat rohani dalam perjalanan iman. Uji setiap pengajaran saat mendengar khotbah atau melihat konten rohani. Apakah sesuai dengan Alkitab? Apakah membawa kita dekat pada Kristus atau sekadar membuat nyaman tanpa pertobatan? Tetapkan satu tindakan kasih setiap selesai menyimak firman. Ingat, buah kehidupan itu bukan semata-mata sikap batin, tetapi harus menjadi perbuatan nyata. (Wasiat)

REFLEKSI:
Apa yang menjadi satu tindakan kejujuran dan integritas yang akan kita lakukan hari ini?

Share this Post