JANGAN LUPA RECHARGE
Yosua 8:30-35
elektronik yang biasa kita gunakan sehari-hari, seperti telepon genggam, laptop, earphone, dan lain-lain. Kita sudah terbiasa memakainya, bahkan sangat bergantung padanya. Namun, semua itu tidak berguna apabila kita lupa mengisi ulang dayanya (recharge).
Yosua adalah pemimpin bangsa Israel pengganti Musa yang menuntun bangsa itu memasuki Negeri Perjanjian dengan terlebih dahulu mengalahkan musuh-musuhnya, yaitu penduduk kota Ai. Yosua percaya bahwa semua kemenangan yang dialami bangsa Israel merupakan anugerah TUHAN. Oleh karena itu, setelah merebut kota Ai, Yosua pertama-tama mendirikan mezbah bagi TUHAN di Gunung Ebal. Yosua mengajak umat Israel untuk mengisi ulang kehidupan rohani mereka, sebab relasi dengan TUHAN adalah kunci kemenangan mereka. Pertama, Yosua mempersembahkan kurban bakaran kepada TUHAN. Kemudian, Yosua menulis kembali salinan hukum Musa dan membacakan seluruh kitab Taurat, baik berkat maupun kutuk, di hadapan seluruh bangsa Israel.
Bagi kita sebagai anak-anak Tuhan, mengisi ulang kerohanian merupakan kebutuhan yang penting karena kita perlu memiliki kekuatan rohani untuk menghadapi berbagai tantangan dan godaan dunia ini. Tanpa relasi yang kuat dengan Tuhan, kehidupan rohani kita akan menjadi kering. Oleh karena itu, kita perlu memprioritaskan waktu setiap hari untuk membaca, merenungkan firman dan berdoa mohon pimpinan-Nya. (Wasiat)
REFLEKSI: Recharge rohani kita adalah syarat penting untuk dapat memiliki kekuatan dan ketahanan menghadapi hari esok.