GADA DAN TONGKAT YANG MENEGUHKAN
Mazmur 23
Gada atau tongkat memiliki banyak fungsi. Di tangan seorang
gembala, tongkat dapat digunakan untuk menopang langkahnya di daerah berbatu.
Tongkat juga dipakai untuk mengarahkan hewan gembalaan. Bahkan, tongkat dapat
dipakai untuk memukul hewan yang nakal agar
tertib dan tetap
berada dalam barisan.
Gembala juga memakai gada dan
tongkat untuk menghalau hewan liar yang berbahaya bagi domba-dombanya.
Menarik untuk menyimak apa
yang ditulis oleh pemazmur: “Gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang meneguhkan
aku.” Pemazmur melihat dirinya seperti domba, dan TUHAN adalah gembalanya.
Sekalipun ia berada di dalam lembah kekelaman atau dalam situasi gelap, suram,
penuh bahaya, dan ancaman, gada dan tongkat sang gembala membuatnya tenang.
Pemazmur merasakan kehadiran TUHAN sebagai gembala yang menuntun, memelihara,
dan menyediakan apa yang dibutuhkan. Karena itu, dengan gada dan tongkat
TUHAN, pemazmur merasa aman dan tenang.
Sahabat, kita bagaikan domba
yang dituntun oleh gembala, yaitu Tuhan Yesus. Sang Gembala menuntun
kita dengan gada dan tongkat-Nya. Kadang kita merasa firman
Tuhan seperti tongkat yang keras memukul kita. Namun, sesungguhnya gada
dan tongkat Tuhan juga melindungi dan menghalau kita dari bahaya. Tuhan, Sang
Gembala yang baik, selalu menyertai dan menjaga kita. Karena itu, kita pun
menjadi tenang dan teguh. (Wasiat)
REFLEKSI:
Ketenangan itu datang dari keyakinan. Keyakinan bahwa Tuhan selalu menyertai, akan membuat hati dan pikiran kita tenang.