PENCITRAAN VS REPUTASI

Matius 14:34-36


Kendati sama-sama mengundang respons orang banyak, pencitraan sangat berbeda dari reputasi. Perbedaan utamanya terletak pada fokus dan sifatnya. Citra adalah kesan atau gambaran yang ingin diciptakan oleh seseorang mengenai dirinya. Ketika seseorang ingin orang lain memandang dirinya sebagai orang saleh, berbudi baik, dan dermawan, maka ia akan berusaha keras memenuhi gambaran itu. Dalam waktu singkat, orang akan kagum melihat citra dirinya. Sementara reputasi adalah penilaian jangka panjang yang terbentuk di benak publik berdasarkan interaksi secara alami. Pada akhirnya, orang akan mengenal dirinya.

Yesus mempunyai reputasi sangat baik. Yesus dikenal oleh penduduk Genesaret sebagai orang yang penuh kuasa dan murah hati. Karena itu, kehadiran-Nya dirindukan. Mereka menyambut kedatangan-Nya dengan sukacita. Mereka berbondong-bondong membawa orang-orang sakit untuk disembuhkan. Mereka memohon agar diperkenankan menjamah jumbai jubah-Nya. Ini lebih dari cukup untuk menyembuhkan segala sakit penyakit. Iman yang luar biasa!

Di Genesaret, Yesus tidak sedang melakukan pencitraan agar orang mengagumi-Nya. Yesus sedang menyatakan hadirnya Kerajaan Allah yang melenyapkan kelemahan dan penderitaan manusia. Bagaimana dengan reputasi kita? Apakah kita dikenal sebagai orang yang turut menghadirkan kasih Allah? (Wasiat)

DOA: Bapa surgawi, karuniakanlah kepada kami hati yang tulus untuk menolong dan memulihkan orang susah dan terluka. Amin.

Share this Post