BERKAT ATAS KELUARGA

Mazmur 128


Sering kali penulis bertanya kepada anak-anak muda yang sudah lama berpacaran dan usianya sudah cukup untuk berumah tangga, “Kapan rencana menikah?” Biasanya jawabannya kurang lebih sama, “Wah, masih lama. Soalnya, kami sedang bekerja keras untuk mempersiapkan biaya berumah tangga yang tidak sedikit.”

Tentu saja, untuk memulai kehidupan rumah tangga dibutuhkan persiapan. Namun, sesungguhnya kehidupan rumah tangga dimulai dari kehidupan pribadi suami dan istri yang benar di hadapan Allah. Menurut pemazmur, rumah tangga akan diberkati apabila hidup dalam takut akan TUHAN dan hidup menurut jalan-jalan-Nya. Hal itu dimulai dari suami sebagai kepala keluarga sekaligus pemimpin rohani bagi keluarganya yang mengarahkan anggota keluarganya kepada jalan-Nya. Orang yang takut akan TUHAN akan mengalami kebahagiaan. Kebahagiaan sejati tidak datang dari kelimpahan materi, melainkan bersumber dari relasi yang menghormati dan takut akan TUHAN dengan sungguh-sungguh.

Kita diingatkan bahwa takut akan Tuhan adalah dasar penting bagi tiap rumah tangga untuk mengalami berkat Tuhan yang luar biasa. Karena itu, kepala keluarga perlu membimbing seluruh anggota keluarga untuk takut akan Tuhan dengan menjalankan perintah-Nya secara konsisten. Semuanya dimulai dari teladan orang tua yang menerapkan firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. (Wasiat)

REFLEKSI: Berkat atas rumah tangga akan mengalir atas orang-orang yang takut akan Tuhan dan hidup menurut perintah-Nya.

Share this Post