DICARI KARENA BERHARGA
Lukas 15:1–7
“Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih Tuhan selalu mencari,
menemukan, dan memelukmu pulang.” Kutipan inspiratif ini
mengajak kita untuk menyadari bahwa kasih Allah tidak bersyarat dan tidak
berbatas. Ia tidak menanti kita menjadi lebih baik atau sempurna terlebih
dahulu, barulah Ia mengasihi kita. Ketika kita gagal, jatuh dalam kesalahan,
dan tersesat, Allah justru datang mencari, menemukan, dan memeluk kita dengan
kasih-Nya.
Lukas 15:1–7 menggambarkan
hati dan sikap Allah yang terungkap dalam perumpamaan domba yang hilang. Melalui perumpamaan ini, Yesus ingin kita tahu bahwa kita
bukan sekadar angka dalam kumpulan
besar. Kita dikenal, dicintai, dan dicari secara
pribadi. Setiap kita berharga di mata Tuhan. Bahkan ketika kita tersesat karena
pilihan hidup yang keliru di hadapan-Nya, luka batin, atau kelelahan rohani, Ia
tidak menyerah. Ia tidak menunggu kita pulang dalam
kondisi baik, tetapi
datang mencari kita di lembah tergelap kehidupan kita
dan membawa kita kembali ke dalam pelukan kasih-Nya.
Mari kita belajar dari kasih Sang Gembala. Jangan
ragu untuk berbalik pada-Nya.
Namun, jangan puas juga hanya menjadi bagian dari “99 domba”. Mari
ikut ambil bagian dalam misi pencarian: menjangkau yang terhilang dan
menyatakan kasih Tuhan melalui tindakan nyata. Setiap pribadi berharga di mata
Tuhan. (Wasiat)
DOA:
Tuhan, kami bersyukur karena Engkau sangat mengasihi kami. Ajar dan mampukan kami untuk dapat mencari dan menemukan yang terhilang dalam kasih-Mu. Amin.