KESABARAN ALLAH
Mazmur 78:17-20, 52-55
“Wah, orang itu sabar sekali, ya. Sudah disakiti berulang kali, tetapi tetap saja ia tidak membalasnya.” Mungkin kita pernah mendengar komentar seperti itu. Kesabaran memang membuktikan kekuatan. Dalam kasus tertentu, kesabaran juga dapat menunjukkan kebesaran cinta kasih seseorang.
Dalam karya pembebasan yang dilakukan Allah terhadap umat Israel dari perbudakan di Mesir, Allah telah menunjukkan kesabaran-Nya yang luar biasa terhadap Israel. Kita semua tahu betapa bangsa ini bukan hanya keras kepala dan tegar tengkuk, tetapi juga tidak tahu berterima kasih. Namun, Allah tidak pernah meninggalkan mereka. Ia menuntun mereka di padang gurun, sehingga mereka merasa tenteram dan tidak gentar. Allah juga memusnahkan musuh yang membahayakan nyawa mereka. Kesabaran Allah menunjukkan betapa dahsyat kekuatan- Nya, sekaligus betapa besar serta dalam cinta kasih-Nya kepada umat-Nya itu.
Allah yang sama juga memiliki kesabaran yang luar biasa terhadap kita. Sekalipun Ia telah mengurbankan Anak-Nya untuk keselamatan kita, kita tetap saja melawan Dia. Kesabaran itu bukanlah suatu kelemahan yang layak diremehkan. Sebaliknya, kesabaran menunjukkan kekuatan yang dahsyat dan dibarengi dengan cinta kasih yang mendalam. Rasa takjub akan hal itu seharusnya mendorong kita untuk semakin mengasihi dan patuh kepada-Nya. (Wasiat)
DOA: Tuhan, ajar kami untuk kian menghormati kesabaran, kekuatan, dan cinta kasih-Mu. Amin.