IRI HATI PANGKAL CELAKA

Bilangan 12:1-9


Persaingan adalah salah satu kecenderungan insani dalam diri manusia. Selama dikelola dengan bijak, persaingan sebenarnya tidak selalu bersifat negatif. Persaingan dapat mendorong seseorang untuk berinovasi, meningkatkan kualitas, dan hal-hal sejenis. Namun, jika persaingan terjadi secara tidak sehat, dampaknya tentu menjadi negatif. Persaingan menjadi tidak sehat ketika disebabkan oleh iri hati.

Bagian Kitab Bilangan yang kita baca hari ini juga menceritakan hal serupa. Miryam dan Harun, kakak perempuan dan kakak laki-laki Musa, ternyata menaruh iri hati kepada Musa. Padahal, kedudukan mereka di tengah bangsa Israel sudah sangat terhormat: Miryam sebagai nabiah dan Harun sebagai imam. Namun, mereka tidak puas terhadap Musa yang memang ditunjuk Allah untuk memimpin umat Israel. Mereka menggunakan pernikahan Musa dengan seorang perempuan Kusy sebagai alasan untuk menggugatnya, padahal pernikahan tersebut tidaklah salah dari segi hukum maupun moral. Keluhan Miryam dan Harun sebenarnya hanyalah selubung dari rasa iri hati terhadap otoritas yang dimiliki Musa. Sambil menegaskan keutamaan Musa, TUHAN Allah menegur keras sikap Miryam dan Harun, bahkan murka kepada mereka.

Kita harus berhati-hati ketika rasa iri hati mulai muncul dalam hati kita. Jangan sampai perasaan itu membuat kita melakukan dosa dan mendapat celaka. (Wasiat)

DOA: Ya Allah, Bapa Yang Maha Adil, ampunilah kami sekiranya ada iri hati terhadap orang lain dalam hati kami. Amin.

Share this Post