MENGENAL ALLAH

Yohanes 14:1-14


Ada tiga model orang Kristen dalam mengenal Allah. Pertama, mengenal Allah melalui kesaksian orang lain, yakni lewat pengajaran di gereja, di sekolah, serta didikan orangtua. Kedua, mengenal Allah berdasarkan kenangan, yaitu pengalaman pribadi bersama Allah di masa lalu. Ketiga, mengenal Allah secara pribadi melalui relasi yang dibangun secara terus-menerus dengan-Nya.

Tuhan Yesus menjelaskan bagaimana para murid dapat mengenal Allah. Ketika Filipus mempertanyakan cara mengenal Allah, Yesus menegur Filipus. Selama bertahun-tahun Filipus telah bersama Yesus sebagai murid-Nya. Seharusnya, Filipus dapat mengenal Allah melalui pengenalannya akan Yesus selama itu. Lebih lanjut, Yesus menjelaskan bahwa Ia ada di dalam Bapa dan Bapa ada di dalam diri-Nya. Dengan demikian, para murid dapat mengenal Allah dengan cara mengenal Yesus.

Orang Kristen adalah orang yang mengikut Kristus. Oleh karena itu, sudah selayaknya seorang pengikut Kristus berusaha mengenal Allah yang diimani dan diikutinya. Pertanyaannya adalah: bagaimana cara kita mengenal Allah selama ini? Apakah kita merasa cukup hanya dengan mendengar tentang Dia dari orang lain? Ataukah kita merasa nyaman dengan kenangan masa lalu saat Allah menyatakan pertolongan-Nya? Atau, maukah kita terus membangun relasi dengan-Nya sebagai upaya untuk mengenal-Nya lebih mendalam? (Wasiat)


REFLEKSI:
Ada perbedaan antara tahu dan kenal. Tahu sebatas kulit luar. Sementara kenal mengandaikan adanya kedalaman.

Share this Post