INJIL DALAM SATU KATA

Yohanes 18:1 – 19:42


Salib bukan tanda kekalahan, melainkan bukti kasih yang memenangkan hati manusia. Kematian Yesus di kayu salib bukanlah tanda kekalahan, melainkan kemenangan kasih Allah bagi manusia berdosa. Hutang dosa telah lunas, keselamatan telah diberikan, dan kasih Allah telah dinyatakan dengan sempurna. Kuasa-Nya telah mengalahkan maut.

“Sudah selesai” adalah terjemahan bahasa Indonesia dari kata Yunani tetelestai, yang merupakan kata terakhir yang diucapkan Yesus sebelum wafat di kayu salib. Tetelestai berasal dari kata kerja teleo, yang berarti “mengakhiri, menyelesaikan, menggenapi.” Kata ini sangat penting karena menandakan akhir yang berhasil dari suatu tindakan. Lebih dari itu, kata tetelestai juga berbicara tentang suatu tindakan yang telah selesai pada masa lalu dengan hasil sempurna yang terus berlanjut hingga saat ini. Jadi, ketika Yesus berseru, “Sudah selesai,” maksudnya adalah “Sudah selesai pada masa lalu, tetap selesai pada masa sekarang, dan akan tetap selesai pada masa depan.”

Dalam satu kata ini, kita dapat melihat Injil yang menyatakan kasih Allah bagi kita. Menerima dan bersyukur atas karya penebusan-Nya adalah respons terbaik kita. Yesus telah menyelesaikan karya-Nya bagi kita. Tugas kita sekarang adalah mewartakan-Nya kepada sesama serta menolong mereka mengalami karya penebusan itu. (Wasiat)

 

DOA:
Tuhan, mampukan kami untuk mewartakan kasih-Mu kepada sesama dengan tekun dan setia hingga tuntas. Amin.

Share this Post