TARSIS ATAU NINIWE?
Yunus 1:1-17
Integritas berarti memilih dan melakukan apa yang benar, bukan apa yang mudah dan nyaman.
Integritas memperlihatkan kualitas diri seseorang. Seseorang yang berintegritas
akan tetap melakukan apa yang benar meskipun
tidak ada yang mengawasinya. Integritas berarti hidup selaras antara iman dan tindakan.
Dalam Yunus 1, dikisahkan bahwa Yunus dipanggil
dan dipercaya TUHAN untuk
pergi ke Niniwe,
tetapi ia memilih pergi ke Tarsis, tempat yang berlawanan dengan kehendak
TUHAN. Ini adalah
masalah integritas di hadapan TUHAN. Yunus tahu yang benar, tetapi ia
memilih yang nyaman. Integritas penting karena TUHAN melihat hati, bukan
sekadar tindakan yang terlihat oleh mata. Ketika tidak memiliki integritas, kita akan mudah tergoda untuk memilih
“Tarsis”, tempat yang nyaman, tetapi justru menjauhkan kita dari-Nya, mengingkari diri sendiri, dan membawa masalah bagi kehidupan orang lain di sekitar
kita. Integritas bukan tentang kesempurnaan, melainkan
tentang ketaatan dan kesetiaan melakukan kehendak-Nya. Yunus akhirnya bertobat
dan melaksanakan tugas panggilannya pergi ke Niniwe. Pada akhirnya, melalui ketaatannya, sebuah bangsa
diselamatkan.
Bagaimana dengan kita? Apa
yang akan kita pilih? “Tarsis” atau “Niniwe”? Integritas atau kenyamanan? Mari kita memilih
integritas, sebab itulah yang berkenan di mata Tuhan
dan sesama kita. (Wasiat)
DOA:
Tuhan, mampukan kami untuk melakukan apa yang benar sesuai kehendak-Mu meskipun tidak mudah jalannya. Amin.