TAKHTA ALLAH TAK GOYAH
Mazmur 47
Dalam era digital, kita hidup di tengah arus perubahan yang cepat. Gejolak sosial politik bisa mengubah arah bangsa. Kurs rupiah bisa naik-turun hanya karena satu berita. Media sosial bisa mengguncang reputasi seseorang dalam semalam. Tak sedikit orang merasa dunia ini tidak stabil. Lalu, siapa yang benar-benar berkuasa?
Pemazmur berseru, “Allah memerintah sebagai raja atas bangsa-bangsa, Allah bersemayam di atas takhta-Nya yang kudus.” Mazmur 47 adalah seruan iman yang lantang. Allah bukan sekadar simbol spiritual, melainkan Raja yang memerintah secara nyata atas dunia ini. Takhta-Nya kudus, adil dalam penghakiman, dan setia memelihara umat-Nya. Allah tidak pasif menyaksikan dunia. Ia tetap memerintah dalam kekudusan dan kuasa. Kekuasaan Allah tidak ditentukan oleh gejolak sosial politik atau nilai pasar. Dia duduk di atas takhta kekal yang tidak tergoyahkan.
Di tengah krisis ekonomi, ketegangan politik, dan kerusakan alam, orang-orang mencari pegangan yang pasti. Dalam kondisi seperti ini, firman Tuhan mengajak kita bukan hanya melihat layar berita, tetapi ke takhta kekuasaan Allah. Dia adalah tempat aman bagi hati yang gelisah. Sekalipun dunia berubah, takhta Allah tak goyah karena Dialah Raja yang memerintah selamanya. Marilah kita membangun iman dan pengharapan yang bertumpu kepada Allah yang berdaulat atas kehidupan ini. (Wasiat)
DOA: Ya Tuhan, saat dunia goyah, mampukan kami tetap percaya kepada-Mu. Amin.